hati siapa yg ga akan down saat denger kata2 itu dari dokter pribadinya...?
coba tanya siapa ? mau sekuat dan setegar apapun hati manusia pasti akan goyah bahkan mungkin rapuh,
aku anak orang ga mampu tuhan, mengapa kau begitu percaya menitipkan sakit ini padaku,,
jujur aku belum tahu alasan apa kau menitipkan sakit yg begitu berat padaku yg hanya sebagai karyawan biasa yg membiayai pengobatan hanya mengandalkan gaji bulanan saja..
aku anak seorang ibu yg sudah ditinggal suaminya beberapa waktu lalu,,
suatu pemaksaan pada keadaan dan kenyataan jika aku harus membebani ibuku untuk pengobatan ku setiap bulan nya.
kadang aku bersikukuh bahwa aku kuat,, aku harus kuat, tapi nyatanya apa kadang aku rapuh juga,.
aku lelah tuhan, lelah aku menjalani kehidupanku seperti ini
aku sakit apa aku juga ga begitu ngerti ,, tapi diharuskan transfusi darah setiap bulan, cek trombosit, leukosit , kadar hemoglobin,,, itu semua harus di kontrol setiap bulan,, pernah aku melewatkan rutinitas itu , yg terjadi apa ,, kepalaku serasa ditusuk puluhan jarum sakit yg berawal dari pangkal rambut menusuk ke aliran darah di kepala... apa itu thalesumia, apa itu leukemia stadium bla,,bla,, blaaaaa aku benci ,,, aku benci mendengar kata2 itu.
saat badan terasa lemas kata temen2ku mungkin karena kurang olahraga, aku coba tuk jogging keliling lapangan bola sampai keringatan,, kondisi fisikku memang sulit mengeluarkan keringat akhirnya aku jogging terus hingga 5-7 putaran,, apa yg terjadi sehari dua hari kemudian kondisi tulangku serasa mau patah , kadang aku ga kuat untuk berjalan lama, kalo udah begitu sakit aja bisa 2-3 hari kadang seminggu drop badan..
Tuhan, aku mulai lelah, pertahananku mencapai pada titik terendah di kejenuhan.
mak aku ingin ikut bapak, tenang dalam pelukan tuhan.
dari buku2 yg aku baca jika orang meninggal di alam barzah semua sakitnya akan disembuhkan, cacat fisik akan disempurnakan kembali, aku ingin itu ya Allah, aku rindu saat2 sehat, aku tak ingin menjalani rutinitas check up kesehatan tiap bulan , yang nyatanya aku ga pernah sehat secara total.
sudah banyak ritual kesehatan yg kujalani mulai dari medis hingga tradisional smua aku coba, tapi tulang2ku semakin rapuh kurasa,.
kadang aku meratap menyesalkan takdirmu tuhan, mengapa kau begitu kejam menghukumku sperti ini...?
mak maafkan aku jika pada kenyataannya anak laki satu2nya yg kalian banggakan dulu kini rapuh, merangkak dalam lorong kehidupan yg dingin dan pengap,
masih membekas diingatkanku saat kalian begitu bangga saat2 dulu aku selalu jadi bintang kelas,, aku selalu juara kelas, bahkan guru2ku selalu memujiku, karena selain pintar aku juga berprilaku baik di sekolah,,,,.
tapi apa sekarang ,,,, apa yg ku berikan pada mereka sekarang cuma resep dokter dan bermacam pantangannya.....
ahhhhh aku bosan meratap, meratap pun tak akan mengubah hasil, tak akan menyembuhkan.
tapi gimana ga meratap jika seperti ini......
aku harus pura2 kuat didepan teman2ku yg brusaha menguatkan aku.. aku pura2 tegar dan sebenarnya hatiku rapuh....
Tuhan peluk saja aku dalam kasihmu agar hilang perihku ini,...

















