Sabtu, 03 Agustus 2019

Kisah yg telah usai

Kepadamu yang dahulu pernah singgah, lalu tiba-tiba pergi tak kunjung kembali. Terima kasih telah mengajarkanku bagaimana caranya untuk tegar menahan diri.

Kamu hadir di dalam kisah hidupku. Dengan rasa sepenuh hati, aku berusaha untuk menjadi seperti apa yang kamu inginkan, aku berusaha untuk menjadi seperti apa yang kamu harapkan, dan aku berusaha untuk menjadi yang terbaik untukmu. Namun sebaliknya, kamu tidak menaruh perasaan yang sama kepadaku. Mungkin memang benar, hanya aku sendiri yang berjuang untuk mendapatkan semua itu darimu, sedangkan kamu lebih memilih acuh tak acuh terhadap perasaanku selama ini.

Mungkin, perasaan ini sedang bercanda. Dimana aku berharap lebih kepadamu, sedangkan kamu malah menghiraukannya. Seolah-olah kamu tak menganggap bahwa aku ada. Aku berjuang sendiri, sedangkan kamu lebih memilih untuk pergi. Kini, perasaanku hanya berteman dengan sepi.

Aku tak bisa menyalahkan dirimu yang telah beranjak pergi meninggalkanku. Aku hanya bisa menyalahkan diriku sendiri yang tak bisa meyakinkanmu untuk tetap bertahan disini.
▪▪▪

-Lelaki penikmat hujan-

Jumat, 05 Juli 2019

Harris J - Human ( lirik dan terjemahan )

Karena saya suka banget lagu ini
Titip disini aja lirik dan terjemahannya.

Harris J - Human Lyrics 

I cry when no one knows I'm crying
I love even though I'm scared
I smile 'cause everybody's smiling
I try so hard to just be like the rest
I live 'cause everybody's living
It's strange I don't feel home when I'm at home
I'm really scared to always keep on giving
My biggest fear is to end up all alone

I'm only human, I'm human
Just a human, don't you know?
I'm only human, I'm human
Sometimes I think I gotta let it show

My days are always better when it's sunny
My hair looks better when it's in the rain
I laugh too much when things aren't always funny
But I'm really good at hiding all the pain
My favourite thing to ever do is stare up at the stars
If I could I swear I'd lay there every day
And everybody says to me, "Remember who you are."
But it's those same people leading me astray

I'm only human, I'm human
Just a human, don't you know?
I'm only human, I'm human
Sometimes I think I gotta let it show
I'm only human, I'm human
Just a human, don't you know?
I'm only human, I'm human
Sometimes I think I gotta let it show

For now I live, one day I'll die
I hope I'm content with the fact that I've tried
Don't need my regrets, leave it all on the line
'Cause this life is mine

I'm only human, I'm human
Just a human, don't you know?
I'm only human, I'm human
Sometimes I think I gotta let it show
I'm only human, I'm human
Just a human, don't you know?
I'm only human, I'm human
Sometimes I think I gotta let it show
Show


Terjemahan Lirik Lagu Human Harris J Bahasa Indonesia

Human - Harris J Lirik

- Manusia -

Saya menangis ketika tidak ada yang tahu saya menangis
Saya suka meskipun saya takut
Saya tersenyum karena semua orang tersenyum
Aku berusaha keras untuk menjadi seperti yang lainnya
Aku hidup karena semua orang hidup
Sungguh aneh saya tidak merasa di rumah ketika saya di rumah
Aku benar-benar takut untuk selalu terus memberi
Ketakutan terbesar saya adalah berakhir sendirian

Saya hanya manusia, saya manusia
Hanya manusia, tidak tahukah kamu?
Saya hanya manusia, saya manusia
Terkadang saya pikir saya harus membiarkannya muncul

Hari-hariku selalu lebih baik ketika hari cerah
Rambutku terlihat lebih baik saat hujan
Saya tertawa terlalu banyak ketika hal-hal tidak selalu lucu
Tapi aku sangat pandai menyembunyikan semua rasa sakit
Hal favorit saya yang pernah dilakukan adalah menatap bintang-bintang
Jika aku bisa bersumpah aku akan berbaring di sana setiap hari
Dan semua orang berkata kepada saya, "Ingat siapa kamu."
Tapi orang-orang yang sama membuatku tersesat

Saya hanya manusia, saya manusia
Hanya manusia, tidak tahukah kamu?
Saya hanya manusia, saya manusia
Terkadang saya pikir saya harus membiarkannya muncul
Saya hanya manusia, saya manusia
Hanya manusia, tidak tahukah kamu?
Saya hanya manusia, saya manusia
Terkadang saya pikir saya harus membiarkannya muncul

Untuk saat ini aku hidup, suatu hari aku akan mati
Saya harap saya puas dengan fakta bahwa saya sudah mencoba
Tidak perlu penyesalan saya, tinggalkan semuanya di telepon
Karena hidup ini adalah milikku

Saya hanya manusia, saya manusia
Hanya manusia, tidak tahukah kamu?
Saya hanya manusia, saya manusia
Terkadang saya pikir saya harus membiarkannya muncul
Saya hanya manusia, saya manusia
Hanya manusia, tidak tahukah kamu?
Saya hanya manusia, saya manusia
Terkadang saya pikir saya harus membiarkannya muncul
Menunjukkan


Note : Silakan membeli melalui media resmi seperti Spotify, Deezer, itunes, dan media pembelian musik lainnya.

Selasa, 11 Juni 2019

Fatamorgana ( rasa kecewa dalam dadaku )


Sebelum aku menuliskan catatan panjang ini, aku ingin minta maaf kepada hatiku sendiri Yang terlalu banyak ku gunakan untuk berharap.

Ketika aku menulis bagian ini, kepala dan hatiku begitu sinkron dengan rasa kecewa dan marah atas harapan -harapan Yang ku semai dalam hatiku,lalu menjadi racun dalam tubuhku.

Aku juga ingin minta maaf kepadamu, Yang mungkin saja membaca catatan ini. Maaf untuk namamu Yang masih begitu mengarat dalam hatiku, namamu Yang selalu jadi penyemangat Saat racun harapan mematikan rasa ku. kamu tidak salah, aku lah yang terlalu berharap mengirai setiap majas dalam puisimu ada aku di dalamnya, mengira bahwa topik tulisanmu adalah aku.

Sejujurnya ada banyak impian yang ingin aku rangkai bersamamu, tapi sekali lagi aku sadar aku bukanlah bagian dari impianmu. Aku yang terlalu pemaksa ya? Memaksakan hatimu untuk menerimaku. Maafkan Aku, tapi izinkan Aku jujur dalam catatan ini.  Untukmu mungkin bagimu tidak pernah ada "kita" tapi bagiku "kita" akan selalu ada.

Dan Ternyata, harapan itu seperti racun ya? Semakin kita memupuknya dengan sehat Semakin besar pula harapan itu meneggelamkan dalam lautan kecewa. Aku sadar, tak ada tempat Yang tepat untuk diriku disisimu, aku tahu jelas itu tapi puisiku selalu menjadikanmu nada-nada Yang mengerat dalam rinduku. Kadang, banyak hal tentang dirimu yang ingin kupercayai memang tercipta untukku,tapi kau masih membisu dan aku tahu dia masih bertahta dalam hatimu bukan? Hari -Hari ku kemarin, ku gunakan untuk meredam rasa rindu dalam dadaku, ingin mengatakannya padamu namun lagi-lagi rasa kecewa kau berikan padaku.

Pernahkah kau merasakan jadi aku? Ingin berharap namun terlalu sering kecewa namun ingin pergi senyummu selalu membuatku kembali.  Sedangkan kamu, kamu tidak pernah jujur tentang rasamu! Lalu bagaimana aku bisa tahu apa yang kamu rasakan? Kamu biarkan aku meraba -raba isi hatimu yang selalu membuatku ingin marah karena kecewa. Katakan dimana letak salahku? Aku tak ingin pergi, tapi aku ingin meredam harapan yang kutanam dalam hatiku. Kubiarkan kamu bahagia dengan siapapun yang menjadi pilihanmu. Sedangkan aku? Biarkan aku menggengam rindu dan selalu ingin tahu kabarmu.

setelah catatan ini ku akhiri aku ingin mengatakan aku tidak benar-benar pergi, hanya memberikan kamu kesempatan untuk kembali kepada pemilik hatimu. Meskipun itu bukan aku, aku akan menjadi lelaki pertama yang tersenyum untuk mendukungmu.

-Puisi Hujan-

Selasa, 04 Juni 2019

Nyanyian ombak

Segagah sang surya dengan jubah jingganya kala senja.
Sesejuk menatap samudra yang menjatuhi peluk pada si pemilik cahaya.
Semerdu debur ombak yang nyanyiannya selalu dirindui pecandu aksara

Namun.
Aku melihat sang surya tertunduk lesu.
Aku mendengar samudra mengeluh rindu.
Aku bisa memahami lelahnya ombak mengejar dan tak pernah saling temu.

Mereka semua hanya saling jaga. Mereka begitu pandai menyembunyikan luka.

Demi sang surya, agar tetap gagah diangkasa.
Demi samudra, agar tetap indah kala senja.
Demi debur ombak, agar tetap bernyanyi berirama.

Sungguh.
Mereka begitu pandai menyembunyikan luka.
Bermain drama kala senja.
Agar tetap indah dimata manusia.

Tersesat

Anjing-anjing melonglong disetiap gang, berteriak lantang.
petang kali ini akan semakin panjang.
Aku tersesat dan tak ingin pulang, menikmati redup lampu taman terasa lebih menyenangkan daripada silau perkotaan, terlalu berisik, udara serasa mencekik.

Aku merebah pada rerumputan, warna hijaunya tersamarkan kegelapan, menatap langit malam yang nyaris sempurna hitam legam. Angin berhembus sedikit kencang, mebawa mendung menutup gemintang, reranting pohon berderit saling bergesekan, menghempas daun-daun tua meninggalkan pohonnya, jatuh membusuk menjadi kompos yang mulia.

Aku harap malam ini butiran hujan jatuh. Membawa serta gemuruh  berserta kilatan cahaya menggelegar diangkasa. tidak lama setelahnya, hujan benar-benar membasahi semesta, deras, bergemuruh, seperti yg kupinta. Tangan kanan ku aku angkat keatas aku biarkan telapaknya merasakan gelitik dari butiran air yang berjatuhan. Tubuh ku basah, tak apa aku suka, aku memejamkan mata, merasakan tetesan air itu menghantam telapak tangan kananku yg sejak tadi menapak ke udara, dingin, benar-benar dingin, ia menerobos masuk melalui pori-pori,  menjalar melewati pembuluh darah, lantas berhenti di jantung, menyapa, ada yg membeku disana, meratapi kenestapaan, ada yg lebih dingin dari hujan malam ini, ada yg lebih dulu menggigil mendahului basahnya tubuh ini.

Seketika kerongkonganku terasa sakit, bola mataku menghangat, tangisku pecah, air mataku tersamarkan hujan, Isak ku lenyap di telan gemuruh.
Malam ini akan semakin panjang.
Aku masih tersesat, dan tak ingin pulang.

Sabtu, 01 Juni 2019

Masih,.. tentang kamu

Kita pernah berjalan beriringan
Menertawakan hal-hal yg tak penting yg kita temukan
Dan jika aku menutup mata aku masih bisa mendengarnya
Suaramu mengalun jelas ditelingaku dengan indah

Dan saat aku merasa sepi
Bayangmu masih setia menemani
Aku akan terus menjaga semua hal yg masih tersisa
Yg tetap bersinar terang dan tak pernah musnah

Bagaikan langit dimalam hari
Bertabur bintang-bintang yg indah menyinari
Aku mengingat senyummu
Dan senyuman itu masih menjadi hal yg selalu aku rindu

Kadang aku berharap kita masih seperti hari itu
Masih seperti anak kecil yg lugu
Melewati berbagai musim bersama
Dan menatap mimpi yg sama

Meski kita tak lagi bersama
Meski kau tak berubah atau mulai berubah
Kamu tetaplah kamu
Sosok yg masih memenuhi isi diotak dan hatiku

Apa yg kau lihat saat ini?
Apa yg aku lihat saat ini?
Diantara jutaan cahaya yg bersinar cerah
Aku pun perlahan meneteskan air mata.

Rabu, 08 Mei 2019

KUCUMBU TUBUH INDAHKU : NARASI GETIR DAN TRAUMA

Tiket bioskop ini akhirnya jatuh ke tangan saya juga. Film “Kucumbu Tubuh Indahku” pun sudah saya tonton. Bolehlah sekarang saya berkomentar atas film ini setelah sekian lama gatel ingin berkomentar.

Biar enteng berkomentar, saya harus “membunuh” Garin Nugroho lebih dulu. Kok gitu? Mengutip Roland Barthes (1915-1980), semiolog Prancis, pengarang itu mati begitu karyanya diterbitkan. Karya itu hidup sendiri dan berdialog dengan audiensnya. Demikian juga dengan film Garin ini. Sekarang, ia bebas dinikmati dan ditafsirkan sendiri oleh penonton. Tanpa terlalu terbebani untuk memikirkan maksud sang sutradara.

“Film ini keren banget!” Kata saya di tengah kegaduhan menolak dan memboikot film yang dianggap mempromosikan LGBT itu. Film ini, bagi saya, kental bermuatan filsafat manusia. Ia bicara soal ketubuhan, trauma, kekuasaan, dan kekerasan. Sinematiknya pas, kadang tampak teatrikal.

Soal trauma, Garin mengangkat trauma Peristiwa 1965. Trauma ini memengaruhi kehidupan tokoh-tokoh cerita film tersebut lintas generasi. Termasuk hidup Juno, karakter utama film ini. Trauma ini tergambar jelas dalam dialog Juno dengan pakdhenya.

"Setiap tubuh punya trauma. Keluarga besar kita penuh dengan trauma badan. Bapakmu selalu pergi ke sungai itu karena trauma waktu kecil melihat keluarga besar kita dibantai di sungai itu,” ujar pakdhe Juno yang berprofesi sebagai tukang jahit kampung.

Bapak Juno adalah seorang dalang. Ia dituduh komunis hanya karena pernah diundang pentas di acara partai. “Tahun 1965, keluarga kita yang tersisa jadi terasing. Mereka memilih kerja diam-diam dan sendiri. Bapakmu saiki lari ke pulau lain. Jauh dan tak mau mendekat sungai itu,” katanya.

Mendengar dialog itu, saya kemudian membayangkan bagaimana Soeharto dengan militernya membantai orang-orang yang dituduh PKI. Membuang tubuh-tubuh mati mereka di sungai. Sungai pun memerah darah.

Di situasi itu, pakdhe menasihati Juno agar tak lari dari kenyataan. “Semua trauma itu bagian dari hidup. Kamu harus mencintai badanmu. Itu yang membawa hidupmu,” kata pakdhe Juno sebelum mengembuskan napas terakhirnya.

Trauma sejarah itu mengental dalam diri Juno, bocah lanang bertubuh lembut yang menjadi penari Lengger. Menurut sejarah, tari asal Banyumas ini sudah ada sejak zaman Majapahit. Tari ini dipentaskan oleh laki-laki. Mereka menari dan berdandan seperti perempuan. Tak ayal, banyak pihak antitari ini menganggapnya sebagai praktik LGBT.

Stigmatisasi dan kekerasan pada tubuh ini tergambar jelas dalam adegan-adegan film. Ini cenderung dilakukan oleh mereka yang merasa memegang kekuasaan. Kata Michel Foucault (1926-1984), pemikir Prancis, kekuasaan itu ada di mana-mana. Kekuasaan ini satu dimensi dengan relasi. Di mana ada relasi, di situ ada kekuasaan. Di film itu, kekuasaan menindas itu hadir di relasi politik, moral, ekonomi, gender, guru-murid, hingga ruang privat bernama rumah.

Di politik, stigmatisasi ini muncul dalam adegan bupati yang sedang bertarung dalam pilkada. Suatu ketika, karena alasan politik dan kecemburuan, Juno dan klub tari Lenggernya dilabeli komunis. “Kalau mereka macam-macam, bilang saja mereka adalah PKI baru,” ucap sang bupati. Bupati segera mengirim orang bayarannya dengan satu pesan. “Kowe-kowe kudu reti. Jangan sampai ninggalin jejak. Kalau sampai ninggal jejak, jejakmu aku hapus.”

Kekerasan atas nama moral terjadi dengan pengusiran paguyuban seni Lengger. Istri bupati bilang, kelompok Juno harus diusir dari masyarakat karena hanya akan merusak moral anak-anak muda. Hal yang sama terjadi ketika warga kampung menggelandang tubuh guru tari perempuan karena dituduh melakukan tindakan asusila terhadap muridnya. Nah, bukankah kedua isu ini selalu renyah digoreng di masa pemilu, seperti pemilu tahun ini? Di sinilah, relevansi film Garin dengan kekinian.

Ada dialog menohok praktik politik kotor tersebut. Ini diungkapkan oleh teman (baca: pacar gelap) perempuan istri bupati. “Caramu menang itu merusak hidup. Kamu akan sepi seumur hidupmu. Tubuhmu sepi. Apa pun kemenanganmu, kamu akan kalah. Hidupmu sepi.” Ini seolah menjadi peringatan bagi para politikus yang doyan berkontestasi dengan cara-cara kotor.

Kekerasan ekonomi terwakili oleh sosok petinju, pelanggan jahit baju sekaligus teman baru Juno. Lelaki ini mengaku terpaksa jadi petinju karena lahan tani di kampungnya habis. Ia harus bekerja. Dia anak sulung dan memiliki banyak adik. Mereka semua butuh makan.Terpaksa ia “menjual” tubuh atletisnya.

Mimpi petinju itu untuk menguasai tubuhnya sendiri kandas. Ia terperangkap dalam permainan preman bermodal. Preman ini menjadikan tubuhnya sebagai alat judi. Preman itu akan memberinya uang jika ia menang. Sayangnya, petinju itu kalah. Ia terpaksa memberikan tubuhnya untuk disembelih, diambil ginjalnya dan dijual.

Kekerasan atas tubuh juga terjadi di kelas. Guru, si pemegang kekuasaan, menjadi pelakunya. Dianggap bikin onar, Juno kecil dihukum gurunya menulis di papan tulis dengan kapur yang ada di mulutnya. Di rumah pun demikian. Juno harus menerima hukuman badan karena dinilai tak menuruti nasihat bibinya. Ia dihukum dengan ditusuk jarinya dengan jarum hingga berdarah.

Kekerasan demi kekerasan menimbulkan trauma. Saat masih kecil, Juno menyaksikan bagaimana seorang guru tari Lengger membantai tubuh murid lanangnya dengan clurit. Darah muncrat ke mana-mana. Sampai sini pertanyaan muncul: siapa sebenarnya pemilik otonomi atas tubuh itu?

Nampaknya, tragedi tubuh akan terus terjadi, kapan pun dan di mana pun. Hal ini kentara diteriakkan oleh Juno saat melihat pertarungan berdarah antarwarok berclurit. “Nang endi-endi getih, nang endi-endi getih atau di mana-mana darah, di mana-mana darah,” teriak Juno ketakutan sembari membasahi tubuhnya di bak air.

Film Garin ini sarat pesan dan kritik sosial. Hampir selalu, kekuasaan itu cenderung menindas dan memunculkan trauma bagi korban. Dan, tragedi kemanusiaan tampil paling benderang dalam penghancuran tubuh. Penghancuran ini terjadi karena kebencian dan rasa lebih berkuasa untuk melenyapkan liyan atau yang berbeda dengannya. Entah beda kepercayaan, agama, preferensi seksual, ras, suku, hingga pilihan politik. Tubuh merekam trauma dan sejarah kekerasan itu. Tubuh yang dilukai, dibakar, dipukuli, diperkosa, hingga ditembaki.

Pesan ini jauh lebih dalam dari sekadar kekuatiran norak mereka yang memboikot film ini karena alasan LGBT. Fenomena boikot ini justru memperingatkan kita bahwa ancaman kekerasan pada tubuh itu masih nyata hingga hari ini. Atas nama kuasa moral dan agama, orang-orang LGBT masih mengalami persekusi, perlakuan seperti binatang, dan kekerasan yang bahkan berujung pada kematian.

Jadi, siapa sebenarnya pemilik otonomi tubuh manusia itu? Juno beberapa kali dalam film itu mencoba melukai tubuhnya dengan jarum. Jarinya berdarah dan ia merasakan sakit. Nah, di sini ada pesan moral kuat. Kalau itu menyakitkan diri kita, jangan lakukan itu pada orang lain. Immanuel Kant (1724-1804) bilang, apa yang tidak ingin orang lain lakukan kepada kita, maka jangan lakukan itu kepada orang lain.

Apakah itu sudah cukup? Tampaknya tidak. Pikiran dan jiwa kita kadang merasa lebih berkuasa pada tubuh. Lalu memperlakukan tubuh semena-mena dengan bekerja tanpa istirahat. Padahal tubuh perlu didengarkan. Tubuh pun butuh kasih sayang. Hal ini tersirat dalam kutipan sang petinju itu. “Aku anak paling gede. Dari kecil, aku selalu dengar, tanggung jawabmu kuwi gede, le. Kerjo, kerjo, kerjo. Ora pernah sekali pun aku ngerasakno dipeluk,” katanya.

Tulisan ini saya selesaikan lima hari usai para polisi Bandung menelanjangi dan menggunduli ratusan ABG peserta May Day yang dicap kelompok anarko-sindikalis. Sehari setelah Andre Taulany dilaporkan polisi terkait dugaan penistaan agama. Hingga eksploitasi kasus Vanessa Angel tak henti-henti.

Dan, untuk segala upaya memboikot dan melarang film ini dengan alasan agama dan moralitas sempit, hanya satu kata: lawan!

— Bogor , 8 Mei 2019

Senin, 01 April 2019

Saatnya see good bye

Hufftt...
Sebenernya sih males nulis saat ini ,..
Tapi karena ini kisah yg agak penting gpp lah Corat coret dikit.
Hari ini 01 April 2019 aku resign dari tmpt kerja ku selama 9 tahun ini.
Yang mulai kerja nya Januari 2010,..
Kenapa aku keluar ??
Pokonya ada deh.. kalian yg aku percaya aja yg boleh tau dari cerita aku langsung bukan kata nya katanya 😊

Oke thanks

Rencana kedepannya yaa bum tau juga nih masih gamblang, yg pasti pengen nyari lagi lah ,.. dimana pun itu smoga dapat yg lebih baik.

Terima kasih karena kerja disini aku bisa kenal teman-teman yg baik menurut ku
Seperti pandu yg lugu dan super baik, dela yg polos , Lia yg kadang cengoh, ilma yg suka kepo, Yulia yg pede abis , firman yg kadang kalo ngmng ke gua suka bingung apa yg gue omongin, maaf aku ga bisa sebutin smua nya 🙏
Temen" depstore yg baru pada kenal tapi katanya selalu nyaman sama aku,.. daniel yg pede abis , imam yg slalu kliatan ngantuk hahaha , Ade  yg sering nyeleneh, aldhi yg suka jahil , Bayu yg sering ngajak ribut , Aep yg selalu curhat masalah flooran , temen yg lain juga smua nya yaaa maafin kalo aku punya kesalahan.

Teruntuk pandu , aldhi, Bayu ,, smoga kalian tetap jadi adik terbaikku
Smoga silahturahmi kita tetap terjaga dengan baik.

Salam hangat dari Abang mu
Dedi

Kamis, 28 Maret 2019

TAMAN BUNGA NUSANTARA PUNCAK CIPANAS BOGOR

Taman Bunga Nusantara – Sejarah, Daya Tarik, Rute dan Tiket Masuk

Taman Bunga Nusantara. Punya rencana liburan di akhir pekan ini atau masih bingung menentukan mau liburan ke mana!
Setelah membaca artikel ini, dijamin anda tidak akan bingung lagi menentukan pilihan mau berlibur ke mana akhir pekan ini. Karena di artikel ini kita akan membahas salah satu tempat wisata yang cukup menyedot perhatian orang.
Yap, yang akan kita bahas kali ini adalah Taman Bunga Nusantara, salah satu taman terbesar yang ada di Indonesia.
taman bunga nusantara
Taman Bunga Nusantara
Dari namanya saja pasti anda sudah paham jika objek wisata yang kita bahas ini adalah sebuah taman bunga. Namun jangan salah, karena taman ini bukanlah taman bunga biasa seperti yang anda bayangkan.
Nah, anda yang tinggal di sekitaran Jakarta tentu punya keuntungan tersendiri berwisata ke Taman Bunga Nusantara ini, karena lokasi taman ini tidak begitu jauh dari ibu Kota Jakarta. Taman bunga ini secara administratif masuk ke dalam Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Taman ini punya segudang daya tarik dan tentu sangat pas dijadikan rujukan tempat liburan pada akhir pekan. Sebelum kita bahas daya tarik dari taman bunga ini sebaiknya kita cari tahu dulu asal usul dari objek wisata ini.

Sejarah Berdirinya Taman Bunga Nusantara

sejarah berdirinya taman bunga nusantara
Sejarah Taman Bunga Nusantara (Foto: mading.id)
Taman Bunga Nusantara (TBM) ini berdiri atas prakarsa ibu Danil Bustani Arifin yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Umum Yayasan Bunga Nusantara.
Taman bunga yang berdiri dilahan seluas 35 hektar ini mulai dirintis pada tahun 1992 dan pada tahun 1993 secara intensif dikembangkan terus menerus hingga saat ini.
Tujuan utama Ibu Danil Bustani Arifin dan anggota dari Yayasan Bunga Nusantara mengembangkan taman ini adalah untuk membuat aset wisata yang berbasis Agro Wisata. Karena pada saat itu masih sangat jarang objek wisata di Indonesia yang punya konsep Agro Wisata.
Bisa dibilang Taman Bunga Nusantara inilah salah satu pencetus konsep Agro Wisata yang kini sedang trend di daerah Bandung dan Malang.
Selain bertujuan sebagai aset wisata, taman ini juga mempunyai tujuan lain, diantaranya:
  • Ingin membantu pemerintah dalam hal pembangunan dan pengembangan Agro Wisata di Indonesia.
  • Ingin mengembangkan kreativitas masyarakat dalam budidaya bunga dengan menyediakan fasilitas penelitian dan pendidikan.
  • Turut membantu pemerintah meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan meningkatkan pendapatan petani bunga.
  • Berperan serta melestarikan tanaman langka baik itu dari Indonesia maupun luar negeri.
  • Menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap tumbuhan khususnya bunga.
  • Menyediakan tempat rekreasi yang sehat dan nyaman bagi masyarakat.
  • Memberi peluang sumber pendapatan baru dalam hal pertanian.

Yayasan Bunga Nusantara Go International

tournament of roses in pasadena
Tournament Of Roses di Pasadena, california (Foto: behindthethrills.com)
Salah satu ide mendirikan Taman Bunga Nusantara ini juga tidak terlepas dari prestasi Yayasan Bunga Nusantara di dunia internasional.
Yayasan ini kerap mengikuti festival maupun parade bunga di luar negeri. Tercatat, keikutsertaan mereka yang pertama sewaktu parade kendaraan hias Tounament Of Roses di Pasadena, California. Selama keikutsertaan, yayasan ini selalu mendapatkan penghargaan atas karya-karya dari Yayasan Bunga Nusantara.
Hal ini juga tentu menjadi prestasi bagi bangsa Indonesia karena karya anak bangsa bisa dikenal dan diakui dunia internasional.
Latarbelakang inilah yang membuat Yayasan Bunga Nusantara membuat Taman Bunga Nusantara dengan cita-cita keberadaanya diakui oleh dunia internasional.
Lalu apa saja daya tarik dari taman ini!

Daya Tarik Taman Bunga Nusantara

daya tarik taman bunga nusantara
Daya Tarik Taman Bunga Nusantara
Lokasinya yang berada di daerah ketinggian membuat udara disekitar taman ini sangat sejuk khas daerah pegunungan. Tentunya hal ini sangat baik bagi anda yang datang berwisata dengan putra putri anda.
Hamparan rumput hijau di sekelilingnya dengan bunga berwarna warni menghiasinya tidak kalah dengan Taman Arimbi di Dusun Bambu, salah satu objek wisata Bandung yang cukup terkenal.
Objek wisata ini menawarkan berbagai taman yang mempunyai daya tarik dan keunikan masing-masing. Mari kita bahas satu persatu taman apa saja yang ada di sini.

Taman Air

taman air di taman bunga nusantara
Taman Air di Taman Bunga Nusantara (Foto: tamanbunga-nusantara.com)
Taman air adalah sebuah kolam yang cukup besar dengan berbagai jenis tanaman di atasnya. Tak hanya vital untuk manusia, keberadaan air juga funsinya sangat vital bagi kelangsungan hidup tanaman.
Di taman ini ada berbagai jenis tanaman yang tumbuh vertikal maupun horizontal dan rata-rata tanaman yang dibudidayakan di taman ini berasal dari luar negeri.
Lihat saja Kana Air (Thalia Dealbata), tanaman ini bukan berasal dari Indonesia. Aslinya tanaman ini berasal dari Amerika Serikat bagian tenggara yang tumbuh vertikal di taman ini.
Ada juga Lotus (Nelumbo Nucifera) yang tumbuh horizontal ditengah kolam. Bunga ini berasal dari Asia Timur dan Australia bagian timur laut.
Di samping itu ada juga tanaman Cyperus Papirus dari Mesir yang bunganya cukup unik karena menyerupai rambut menjuntai.
Tak ketinggalan Teratai Raksasa (Victoria Amazonica) dan Giant Arum (Typonodorum Lindleyanum) juga dibudidayakan di taman ini yang berasal dari Amerika Selatan.

Taman Mawar

taman mawar di taman bunga nusantara
Taman Mawar di Taman Bunga Nusantara (Foto: tamanbunga-nusantara.com)
Dari namanya saja pasti anda sudah bisa menebak jika di taman ini pasti di dominasi oleh berbagai tanaman Bunga Mawar.
Yap, di taman ini memang dikhususkan untuk tanaman Bunga Mawar yang tumbuh subur dengan berbagai warna dan tertata rapi.
Tanaman yang berasal dari China ini terkenal hingga ke berbagai negara karena keunikan dan aromanya yang khas. Banyak yang tertarik membudidayakan tanaman ini karena tahan terhadap segala kondisi cuaca dan dapat beradaptasi dengan 4 iklim sekaligus.
Namun jangan salah, walaupun terbukti tanaman ini tahan dengan segala kondisi iklim tetap saja Bunga Mawar membutuhkan yang namanya penyiraman, pemberian pupuk dan penyiangan dengan kalkulasi yang tepat agar keindahannya tetap terjaga.

Taman Perancis

taman perancis di taman bunga nusantara
Taman Perancis di Taman Bunga Nusantara (Foto: tamanbunga-nusantara.com)
Nah, di taman ini anda akan disuguhkan taman dengan gaya Perancis (France). Taman ini mengedepankan kerapihan, keserasian dan juga keseimbangan bentuk dari kreatornya.
Di sini anda akan melihat tanaman Perdu Taiwan Beuty yang ditata rapi dan dipangkas sedemikian rupa hingga membentuk suatu bingkai dengan bunga berwarna warni tepat ditengahnya.
Jenis tanaman tidak terlalu penting pada konsep Taman Perancis. Taman ini hanya mengutamakan sebuah pola yang dikombinasikan dengan bunga-bunga agar menyatu dengan desain awal taman ini.
Di jamin, kepenatan pun langsung hilang begitu anda menginjakkan kaki anda di Taman Perancis ini.

Taman Rahasia (Labyrinth)

taman rahasia
Taman Rahasia/Labirin di Taman Bunga Nusantara (Foto: metropolitan.id)
Anda yang pernah menonton film “Maze Runner” pasti sudah bisa menebak dari konsep taman ini. Film yang menceritakan sekelompok pemuda terjebak di dalam sebuah labirin selama bertahun-tahun dan sangat sulit mencari jalan keluar.
Bagi anda yang penasaran berada dalam sebuah labirin sepertinya perlu mencoba ke Taman Rahasia ini agar merasakan susahnya keluar dari sebuah labirin.
Untungnya labirin di Taman Rahasia ini terbuat dari tanaman seperti halnya taman labirin Coban Rondo, salah satu tempat wisata di Malang. Dan bukannya dari beton seperti dalam film Maze Runner sehingga anda cukup mudah mencari jalan keluar.
Taman ini dibangun dengan pola Renaissance yang terinspirasi dari cerita mitologi Yunani tentang monster yang menculik seorang putri dan diselamatkan oleh Theseus pada sebuah jalan yang tidak berujung.
Anda juga bisa menikmati keindahan dari Taman Rahasia ini dari ketinggian di menara pengawas, salah satu ikon di taman ini.
menara pengawas taman bunga nusantara
Menara Taman Pengawas Taman Bunga Nusantara
Bagaimana, anda tertarik merasakan sensasi berada dalam sebuah labirin!

Taman Bali

taman bali di taman bunga nusantara
Taman Bali di Taman Bunga Nusantara (Foto: cendananews.com)
Taman Bali ini merupakan sebuah dedikasi bagi Bali yang namanya telah terkenal di dunia internasional sebagai destinasi wisata.
Tak heran di taman ini anda tidak akan asing dengan bangunan-bangunan yang bentuknya khas bangunan yang sering kita jumpai di Bali. Mulai dari bangunan, patung, gapura pintu masuk, bale bengong dan bale kul-kul bisa anda jumpai di Taman Bali.
Bunga yang dibudidayakan di taman ini di dominasi oleh bunga kamboja, helekonia, kembang sepatu serta beberapa tanaman tropis lainnya.

Taman Mediterania

taman mediterania
Taman Mediterania di Taman Bunga Nusantara (Foto: tamanbunga-nusantara.com)
Taman berikutnya yang ada di Taman Bunga Nusantara adalah taman mediterania. Taman yang mempunyai konsep mediterania ini bertujuan untuk mengenalkan ke masyarakat ragam tanaman yang banyak tumbuh di daerah gurun pasir.
Di taman ini anda akan banyak menemukan berbagai jenis tanaman Kaktus ( Cactaceae) dan Yucca (Liliceae). Ke dua jenis tanaman ini sangat tangguh karena sifatnya yang tidak terlalu membutuhkan air dalam kelangsungan hidupnya.
Jenis tanaman kaktus yang berkembang di sini seperti Cephalocereus SenilisNotocactus MagnificusOpuntia Rufida serta Cereus Hexagonus, dibiarkan berkembang layaknya di tempat asalnya.

Taman Palem

taman palem
Taman Palem (Foto: tamanbunga-nusantara.com)
Nah, anda yang sedang mencari suasana sejuk dan rindang pastinya harus mengunjungi Taman Palem ini. Karena di taman ini tumbuh dengan subur pohon Palem dengan berbagai ukuran, mulai dari yang terkecil hingga yang besar.
Pastinya sangat nyaman tiduran di bawah pohon ini karena daunnya yang lebat menutupi anda dari sengatan matahari jika berada di bawahnya.
Koleksi pohon Palem yang ada di taman ini sekitar 100 jenis. Diantaranya, Palem Kipas Meksiko (Washingtonia Robusta), Screw Pine (Pandanus Utilis) dari Madagascar.
Ada juga pohon Palem dari jenis Palem Alexandra (Archontophoenix Alexandrae) dari Queensland, Australia dan Palem raksasa Cuban Royal Palm (Roystonea Regia) yang berasal dari Kuba.
Pokonya lengkap deh jenis pohon Palem yang ada di Taman Palem ini.

Taman Gaya Jepang

taman jepang di taman bunga nusantara
Taman Jepang di Taman Bunga Nusantara (Foto: tamanbunga-nusantara.com)
Taman ini terinspirasi dari rumah-rumah di Jepang tempo dulu. Masyarakat Jepang tempo dulu punya kebiasaan menyamarkan rumah-rumah mereka dengan tanaman-tanaman yang memberi rasa aman dari berbagai gangguan ataupun serangan dari musuh.
Di sini anda akan menemukan taman sederhana yang mengedepankan unsur-unsur alam sebagai konsep utamanya.

Taman Rumah Kaca

rumah kaca taman bunga nusantara
Rumah Kaca (Foto: tamanbunga-nusantara.com)
Taman yang satu ini cukup unik karena berada dalam sebuah rumah kaca dengan luas 2000 x 2000 meter. Di negara-negara maju Rumah Kaca atau yang sering di sebut Green House sudah menjadi sebuah industri khususnya negara penghasil bunga.
Umumnya rumah kaca ini sering ditemukan pada negara yang memiliki iklim yang ekstrem. Rumah kaca ini difungsikan sebagai sarana perlindungan bagi bunga-bunga yang tumbuh di dalamnya dari cuaca buruk.
Bunga-bunga yang di tanam di dalam Rumah Kaca ini biasanya jenis bunga yang sulit menghadapi hujan deras ataupun terik matahari pada waktu siang.
Anda yang baru menginjakkan kaki di sini pasti akan takjub dengan berbagai jenis bunga yang tumbuh dalam Rumah Kaca di Taman Bunga Nusantara ini.

Hamparan Karpet dari Bunga

Di samping itu, di Taman Bunga Nusantara ini juga ada sebuah hamparan bunga-bunga berwarna warni tersusun rapi yang sekilas terlihat mirip karpet jika anda melihatnya dari jarak jauh.
display karpet taman bunga nusantara
Display Karpet (Foto: tamanbunga-nusantara.com)
Hmm…cukup indah bukan…hehehe

Fasilitas Taman Bunga Nusantara

dotto train taman bunga nusantara
Dotto Train, salah satu fasilitas di Taman Bunga Nusantara (Foto: tamanbunga-nusantara.com)
Fasilitas yang ada di taman ini cukup komplit dan berikut daftar fasilitas yang tersedia di Taman Bunga Nusantara.

Fasilitas Penunjang Taman Bunga Nusantara

  • Reflesia Mini Theater, ini merupakan fasilitas audiovisual dengan durasi 15 menit yang khusus disediakan pengelola taman ini untuk mengenalkan ke wisatawan sedikit gambaran tentang taman ini.
  • Kereta Dotto (Dotto Train), fasilitas ini berupa kereta terbuka untuk wisatawan yang ingin mengelilingi taman di Taman Bunga Nusantara tanpa harus lelah berjalan kaki.
  • Garden Tram, fasilitas ini hampir mirip dengan Dotto Train namun sedikit tertutup. Tram ini juga bisa anda jadikan sebuah opsi untuk mengelilingi taman tanpa harus mengeluarkan tenaga berjalan kaki.
  • Mobil Wira Wiri, mobil dengan kapasitas 14 orang ini juga bisa anda jadikan pilihan untuk mengelilingi berbagai macam taman di Taman Bunga Nusantara. Mobil ini juga dilengkapi dengan audiovisual sebagai pemandu bagi wisatawan.
  • Menara Pandang, menara ini juga termasuk salah satu fasilitas yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan yang ingin melihat pemandangan taman bunga dari atas ketinggian. Pemandangan yang dihasilkan dari atas menara ini tidak kalah dengan Tebing Keraton yang ada di bandung.
  • Poliklinik, anda tak perlu panik jika tiba-tiba sakit ataupun tak enak badan karena taman ini juga menyediakan poliklinik yang bisa menjadi solusi bagi anda yang tiba-tiba sakit.
  • Nany’s Galleria, kan sayang sudah berwisata ke taman ini tapi pulang tidak membawa apa-apa. Nah, anda bisa mencari souvenir di galeri yang memang menyediakan oleh-oleh untuk dibawa pulang.
  • Cafe Marigold, lelah setelah mengelilingi Taman Bunga Nusantara! Anda bisa mampir di cafe ini yang menyediakan berbagai macam hidangan yang tentu akan membuat isi perut anda serasa penuh.
  • Bursa Bunga dan Tanaman, fasilitas ini diperuntukkan bagi anda yang hobi mengoleksi bunga. Karena di area ini anda bisa membeli bunga untuk dibawa pulang.
  • Gedung Serbaguna Saung Aki, fasilitas ini disediakan bagi anda yang ingin meeting ataupun menggelar resepsi pernikahan di taman bunga ini.
  • Wisma Saung Nini, fasilitas ini disediakan bagi anda yang berencana menginap di Taman Bunga Nusantara.

Fasilitas Pelengkap Taman Bunga Nusantara

  • Tenda Elegan, tenda yang di import dari Eropa ini dapat menampung hingga 40 orang. Tenda ini sangat cocok dijadikan tempat istirahat bagi anda yang datang dengan berombongan.
  • Panggung Kecil, fasilitas ini umumnya digunakan untuk acara perpisahan sekolah ataupun acara gathering perusahaan dengan kapasitas 1.00 hingga 1.000 orang.
  • Kursi dan Meja, fasilitas pelengkap ini juga disiapkan oleh pengelola dalamjumlah yang banyak.
  • Lokasi Piknik, anda yang datang berombongan dan berencana piknik bisa mencoba memilih salah satu dari 8 lokasi piknik yang tersebar diberbagai titik dengan kapasitas 500 hingga 3.500 orang.
  • Gazebo, ada sekitar 18 unit gazebo yang tersebar di taman ini yang bisa anda gunakan sebagai tempat beristirahat.
  • Amphiteater (Panggung Terapung), fasilitas ini berada di area danau yang bisa digunakan oleh wisatawan untuk mengadakan event.
  • Danau Angsa, area ini jadi incaran bagi anak-anak yang penasaran dengan tingkah laku angsa jika berada di atas air.
Tak cukup dengan berbagai fasilitas yang telah ada, kini di Taman Bunga Nusantara juga telah dilengkapi dengan berbagai wahana permainan anak.

Harga Tiket Taman Bunga Nusantara

KETERANGAN HARGA TIKET
Tiket Masuk Rp 40.000/orang
Tiket Dotto Train Rp 50.000/orang
Tiket Garden Tram Rp 50.000/orang
Tiket Wisa Wiri Rp 5.000/orang
Tiket Rumah Kaca Rp 5.000/orang
Peta Maze Garden Rp 1.000/lembar
Parkir Motor Rp 10.000
Parkir Mobil Rp 15.000
Parkir Minibus Rp 20.000
Parkir Bus Rp 25.000
*Harga tiket masuk yang tertera merupakan harga tiket masuk bagi usia 4 tahun ke atas.

Alamat dan Peta Lokasi Taman Bunga Nusantara

Taman Bunga Nusantara berlokasi di Jalan Mariwati KM.7, Kawungluwuk, Sukaresmi Cipanas – Puncak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat 43254.
Anda bisa melihat peta (maps) lokasinya langsung di bawah ini.

Rute Menuju Taman Bunga Nusantara

Bagi anda yang datang ke taman ini menggunakan kendaraan umum, anda bisa mengikuti rute yang telah kami susun.
  • Gunakan bus jurusan Bogor – Cianjur atau Bus Bandung – Jakarta yang rutenya melewati puncak, Bogor. Anda tinggal turun di pertigaan Hanjawar.
  • Setelah itu anda lanjutkan perjalanan dengan menggunakan angkot rute Cipanas – Loji dan turun di pasar GSP Cianjur.
  • Dari pasar GSP Cianjur anda ambil angkot rute Cipanas – Mariwati dan anda bisa langsung turun di Taman Bunga Nusantara.
Cukup mudah bukan untuk menemukan objek wisata ini.
Nah, itu dia Taman Bunga Nusantara yang bisa anda jadikan rujukan berwisata bersama keluarga anda di akhir pekan ini.

Rabu, 13 Maret 2019

Surat untukmu,..Tuhan.

Malam ini,..
Dalam dinginnya hembusan angin
Aku berusaha memaparkan kembali apa yg kurasa saat ini,.tentang perjalanan , tentang cinta ,dan sedikit cerita sakit ku.
Tuhan, jangan kau benci jika aku mengeluh saat ini.
Aku capek, aku lelah, sakitku sudah mulai menjalar kemana-mana.
Aku ga tau sampai kapan , sampai berapa lama aku bertahan , atau Kau akan mengangkat sakit ini dan membuang nya jauh dariku.
Tuhan kini sakit nya mulai ditulang pinggang dan pinggul ku.
Aku sndri ga ngerti,.. yg aku lakukan hanya bisa pasrah dan selalu berusaha menjalani pengobatan rutin setiap bulan nya.
Kau tau tuhan ?? Saat ini aku kesulitan untuk berbaring ketika tubuhku lelah dan ingin beristirahat. Dan kau tau tuhan ??
Aku pun membutuhkan waktu lebih dari 10 menit ketika bangun tidur hanya untuk berusaha mengangkat tubuhku.
Lebih dari seminggu ini aku merasakan nya.
Tuhan seberat ini ujian yg aku jalani.
Aku ga sanggup lagi berjalan jauh, langkah kakiku terasa sakit dipinggul jika aku berjalan.
Entah ini akan sembuh nantinya atau akan semakin sakit.
Yang pasti aku akan berusaha kuat sebisa mungkin yg aku bisa melawan nya aku tak ingin terlihat lemah, apalagi di depan orang-orang yg menyayangi aku.
Tuhan,.. aku ingin sembuh ,, aku bosen tiap bulan katemu jarum suntik yg selalu melukai lengan dan jari tanganku.
Jika seandainya kau berkehendak lain aku hanya minta padamu ijinkan aku menemukan jodohku dan membawanya kepada ibu ku.
Aku tak ingin mengecewakan beliau.
Beri aku kesempatan memberikan cucu pada ibuku , iya ibu udah banyak dapat cucu dari saudaraku yg lain. Tapi aku tau hati ibuku meski tak pernah ia ucapkan , ia sangat menginginkan aku bisa sama seperti yg lain , punya keluarga dan keturunan untuk bisa melanjutkan silsilah keluarga mengingat aku anak lelaki satu-satunya dalam keluarga ini.dan yg menyedihkan aku sendiri yg belum berkeluarga dan aku sendiri yg sering sakit-sakitan.
Emak,.. Dedi selalu berusaha untuk membahagiakan emak , tapi Dedi pun bingung Mak kenapa selalu gagal saat hendak melangkah ke arah itu.
Faham ku berbeda dengan teman"ku sekarang ini Mak.
Di tengah modernisasi saat ini aku tidak setuju dengan persyaratan kalo menikah itu harus melalui masa pacaran seperti yg di jalani temen"ku, aku ingin pacaran setelah menikah.
Tapi saat aku berusaha untuk itu , aku memilih wanita yg ku kagumi mereka menertawakan ku mereka bilang aku purba ,..
"bangun ded ini jaman modern mana ada pernikahan tanpa ada pengenalan , penjajakan satu sama lain sebelum menikah, yg ada nanti pernikahan lu ga ada kebahagiaan nya".
Mungkin itu sebab nya kenapa aku udah 3x gagal untuk melangkah ke arah itu.
Tuhan beri aku kesembuhan aku ingin melihat ibu tersenyum bahagia di hari pernikahan ku.
Aku janji jika nanti aku sudah ketemu jodohku dan bisa memberi ibuku cucu seperti yg dia harapkan
Aku ikhlas jika kau sudah menginginkan aku kembali kepangkuan Mu.
Aku hanya minta itu Tuhan ,.. ijinkan aku menjadi manusia seutuhnya sesuai ajaran agama yg aku anut saat ini.
Karena sebenarnya aku pun lelah dengan semua yg aku rasakan saat ini,.
Setiap bulan harus cek ini cek itu, periksa darah, test lab segala.
Dan semua itu aku sembunyikan dari orang-orang disekitar ku,. Aku tak ingin dianggap lemah, aku ga mau keliatan sakit Ataupun pesakitan.
Apalagi saat ini aku tinggal bersama kedua ponakan ku,. Aku ga ingin terlihat lemah di depan mereka , walau mereka tak tau kalo malam" aku sering menangis saat tidurku mulai pulas tapi terganggu dengan sakit pinggang di tengah malam dan itu susah untuk di gerak kan berusaha bangkit ngambil minum pun harus penuh perjuangan. Aneh nya sakit tak tertahan ini terasa saat sedang baring ,, jika udah bisa berdiri seperti berkurang sakitnya,,, akan terasa sakit lagi saat berjalan.
Kata dokter ini efek obat yg sering diminum, karena yg bermasalah selama ini tuh darah maka efek nya bisa menjalar keseluruh tubuh. Ngeri kalo denger penjelasan nya ... Tapi mau gmna lagi
Aku harus kuat , aku ingin memenuhi janji pada diriku sendiri, bahwa aku harus memberi keturunan pada silsilah keluarga ku.
Jika itu sudah kudapat , sisanya aku ikhlas jika Tuhan ingin aku kembali.
Tolong restui ya tuhan ,, aku ga minta apapun , aku ga minta rumah mewah , jabatan tinggi , mobil banyak seperti orang",.. aku hanya ingin melihat ibu tersenyum bahagia dihari pernikahan ku.
Untuk itu aku berusaha melawan sakit ini.
Bogor,. 14 Maret 2019
Aku,..disini dengan kisah ini

Rabu, 09 Januari 2019

SAHABAT




 SAHABAT KU : Setyo Pandu Winoto




Untuk seorang yang pernah hadir pada sejarah hidupku, aku berterimakasih atas kebaikanmu dalam mengingatkanku, aku berterimakasih dan meminta maaf jikalau aku sering mengabaikan nasehatmu, jujur kadang aku tau kamu benar namun rasa gengsiku terlalu tinggi untuk meng "iya" kan ucapanmu
---
Maaf, aku terlalu egois bahkan untuk kebaikanku sendiri yang kamu saja memikirkannya,
Maaf, aku belum bisa mengingatkanmu jika kamu melakukan kesalahan karna kurang fahamnya aku tentang agama,
Maaf, dulu aku belum terfikir untuk bisa bersamamu sampai sejauh ini.
Maaf, untuk semua kesalahan yg kuperbuat sedang kamu memberiku kebaikan. .
---
Kalau boleh, aku ingin diajari olehmu
Termasuk perihal menjadi sahabat yg saling mengingatkan kesalahan, sekalipun mungkin kadang ketika kita saling mengingatkan ada rasa sedikit canggung ataupun sungkan yg melingkupi hati,
Tapi itu tak masalah, kita jalani saja semuanya,
Sebagai sepasang sahabat yg saling memberikan arti sahabat yg sesungguhnya, bukan diam ketika sahabatnya dipermainkan dosa.
---
Untukmu, semoga kebaikan terlimpah padamu,
Pada hidup dan wafatmu, karna aku tau kita disini sementara dan akan berpulang pada saatnya... .
---
Jika aku berpulang lebih dulu, maka mohonkan ampun untukku, dan jika kamu berpulang lebih dulu, aku akan berdoa pula untuk mu sahabat tercintaku.


Bogor, 09 Januari 2019

SAHABAT MU : Dedi Susanto / Dedy Fortozora


inspired by : ustadz munawir 

Kamis, 03 Januari 2019

Arah tak Bermuara

Beberapa minggu lalu aku kehilangan gairah menulis
Padahal biasanya aku hanya butuh secangkir teh hangat dan sedikit gerimis
Atau, sekilas mengingat senyummu, senyum seorang gadis memakai rok panjang dengan baju longgar dan kerudung syar'i. dengan imajinasi itu mampu ku lahirkan puisi manis berlapis-lapis.
Masih tidak ter arah tulisan ini untuk siapa, aku hanya gelisah dan mencoba menuangkan segalanya.

Pukul lima sore
Hujan membumi membasahi seluruh tapak jalan kota bogor
Anak-anak kecil berlarian tanpa busana dan alas kaki, tertawa, beberapa diteriaki ibunya, dengan langkah gontai dan wajah tentunduk lesu. ia berakhir menjadi penonton dari beranda rumah dan yang satunya mengintip dari jendela kaca lantai dua.

Untukmu, kelak anakku jangan kau tarik telinganya ketika hujan tiba, padahal kakinya gatal sekali ingin menjejak rumput basah di taman.
Biarkan ia menyukai hujan seperti ayahnya, biarkan ia berlarian dan tertawa bersama teman-temannya.
Biarkan ia mengukir kenangan yang tidak terlupakan.
Karena kelak jika ia dewasa, ketika hujan tiba, ia akan memilih menyeruput mie kuah panas dan berselimut didalam kamar.
Masa kanak nya cukup singkat dan hanya sekali sayang.
Untukmu, kelak aku akan menua, aku tak akan puitis dan menarik selamanya. Ekspektasimu akan terbentang jauh dari realita.
Apapun keadaanku
Jangan beranjak pergi
Aku ingin menua dan mati
Bersamamu.

Ah, lagi-lagi tulisan ini bermuara padamu,
wanita dengan kerudung syar'i dan baju longgar dalam imajinasiku
Hey nona.
Aku mencintaimu.
.


Bogor, 03 Januari 2019