Selasa, 28 Maret 2017

Tuhan... Izinkan aku bicara

Tuhan...
Engkau memang mendengar ku disaat aku merasa batas usiaku telah didepan mata , dengan kuasa-Mu tiba2 kau tunjukkan bahwa ada sesuatu yg tidak beres dengan salah satu organ tubuhku , dan kau biarkan seorang dokter menanganinya , aku merasa bersyukur bahwa teka-teki tentang penyakitku itu terjawab sudah .
Tuhan...
Sejak saat itu aku rajin mencari informasi dari internet dan buku tentang apa dan bagaimana penyakit kulit itu .  Dan tak dipungkiri bahwa ternyata banyak memberikan penderitaan bagi penderitanya. Aku tidak mau menderita seperti mereka , tapi kenyataannya aku memang jungkir balik dan jatuh bangun dalam menghadapi nya .
Aku marah pada tubuhku ,tapi tidak berani marah pada-Mu , apalagi setelah aku merasa beberapa kemampuan dan keahlian yg kumiliki seolah-olah sedikit demi sedikit direnggutnya.
Tuhan...
Aku berusaha keras untuk dapat menjalani derita yang telah Kau berikan , namun sulit sekali menghadapinya dengan tanpa keluhan dan Omelan . Meskipun aku masih bisa beraktivitas secara normal namun produktivitas ku menurun drastis... Dan tanpa disadari aku pun sempat menjadi rapuh..
Tuhan...
Aku tidak mau dikendalikan oleh penyakit ini, oleh karena itu aku selalu berusaha tidak menyerah dan selalu berusaha untuk melawannya , namun semakin kuat aku melawannya maka semakin hebat pula akibat yg ditimbulkan nya. Aku merubah pola pikirku yg tadi nya melihat ini sebagai derita yg Kau timpahkan , kini aku mencoba memandang penyakit ini sebagai ujian dari-Mu. Aku berusaha menerima dan menjalaninya dengan baik. Namun tetap yg namanya ujian tidak ada yg mudah, begitu pula dengan ujian-Mu ini. Sakit yg kuhadapi ini sengaja kah turunkan semata untuk menaikan derajat ku di hadapan Mu ya Allah ...
Kuat... Kuat...Kuat insyaallah aku akan kuat dan ikhlas menjalani

Tidak ada komentar:

Posting Komentar