Kau tidak pernah tau apa yg sudah lama
bersemayam didadanya.
kau tidak pernah tau apa yg sudah lama
menggelayuti pikirannya.
kau tidak pernah tau sekeras apa
ia menggenggam keyakinannya.
kau tidak pernah tau sesering apa lengannya menengadah
disaat kau memilih untuk terlelap.
dan kau tidak pernah tau seberjuang apa hatinya
menjauhi orang-orang yg menginginkannya.
Demi dirimu yg membuat dirinya ingin hidup bersamanya.
mungkin saja,
sebelum bertemu denganmu
ia adalah seseorang yg selalu menutup diri dari dunia luar.
sampai akhirnya kau hadir, dan membuat dirinya
lebih berani menghadapi dunia.
mungkin saja,
sebelum ia melihatmu
ia adalah seseorang yg seperti diliputi gelap gulita.
sampai akhirnya ia menatapmu, dan membuat hidupnya
kembali dipenuhi warna.
Baginya, kau adalah seseorang yg paling
mampu menopangnya.
meski kau tak pernah menyadari itu.
ia mencoba berdiri dari sisa-sisa harap yang
dulu pernah begitu menghancurkannya.
ia bangun kembali apa yg dulu pernah dirasa
begitu merenggut kebahagiaannya.
Karenamu, karena ia telah menemukanmu
Meskipun yg selalu menjadi pertanyaan besar
baginya ialah :
"apa dirinya juga merasakan apa yg aku rasakan ? "
Ia menjalani setiap harinya dengan pertanyaan
yang itu-itu saja, mengulang, meratap dan mengharap.
iya,.. berharap kau memiliki rasa yg sama untuknya.
se-misteri itu dirimu baginya.
Dan sebesar itu ia mendambamu.
walaupun ia tak pernah tau bahwa diujung jalan sana
ada hal besar yg sudah menunggunya.
Bahagiakah ? atau Menyakitkankah ?
karena baginya, dirimu ialah entah yg tanpa arah,
angin yg berhembus dingin,
dan sebuah dosa yg ingin terus diulang.
Dan ketika semuanya sudah jelas diperlihatkan.
tentang sebuah tingkah dimana ia menyadari bahwa dirinya
memang tak pernah diinginkan.
ia mundur, perlahan.
ia menjauh, meski enggan.
ia pergi, dengan sungkan.
Kau tak pernah menyadari telah membuat
seseorang seremuk apa.
sampai-sampai kau yg melihat dan merasakan dirinya sendiri
sudah menjadi seseorang yg berbeda dari sebelumnya.
Ia memaafkanmu, karena ia mencintaimu
namun ia juga harus melupakanmu
dan kemudian mengubah haluan juangnya.
Bogor, 05 Nopember 2018
ia (dedy fortozora)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar