Rabu, 13 Maret 2019

Surat untukmu,..Tuhan.

Malam ini,..
Dalam dinginnya hembusan angin
Aku berusaha memaparkan kembali apa yg kurasa saat ini,.tentang perjalanan , tentang cinta ,dan sedikit cerita sakit ku.
Tuhan, jangan kau benci jika aku mengeluh saat ini.
Aku capek, aku lelah, sakitku sudah mulai menjalar kemana-mana.
Aku ga tau sampai kapan , sampai berapa lama aku bertahan , atau Kau akan mengangkat sakit ini dan membuang nya jauh dariku.
Tuhan kini sakit nya mulai ditulang pinggang dan pinggul ku.
Aku sndri ga ngerti,.. yg aku lakukan hanya bisa pasrah dan selalu berusaha menjalani pengobatan rutin setiap bulan nya.
Kau tau tuhan ?? Saat ini aku kesulitan untuk berbaring ketika tubuhku lelah dan ingin beristirahat. Dan kau tau tuhan ??
Aku pun membutuhkan waktu lebih dari 10 menit ketika bangun tidur hanya untuk berusaha mengangkat tubuhku.
Lebih dari seminggu ini aku merasakan nya.
Tuhan seberat ini ujian yg aku jalani.
Aku ga sanggup lagi berjalan jauh, langkah kakiku terasa sakit dipinggul jika aku berjalan.
Entah ini akan sembuh nantinya atau akan semakin sakit.
Yang pasti aku akan berusaha kuat sebisa mungkin yg aku bisa melawan nya aku tak ingin terlihat lemah, apalagi di depan orang-orang yg menyayangi aku.
Tuhan,.. aku ingin sembuh ,, aku bosen tiap bulan katemu jarum suntik yg selalu melukai lengan dan jari tanganku.
Jika seandainya kau berkehendak lain aku hanya minta padamu ijinkan aku menemukan jodohku dan membawanya kepada ibu ku.
Aku tak ingin mengecewakan beliau.
Beri aku kesempatan memberikan cucu pada ibuku , iya ibu udah banyak dapat cucu dari saudaraku yg lain. Tapi aku tau hati ibuku meski tak pernah ia ucapkan , ia sangat menginginkan aku bisa sama seperti yg lain , punya keluarga dan keturunan untuk bisa melanjutkan silsilah keluarga mengingat aku anak lelaki satu-satunya dalam keluarga ini.dan yg menyedihkan aku sendiri yg belum berkeluarga dan aku sendiri yg sering sakit-sakitan.
Emak,.. Dedi selalu berusaha untuk membahagiakan emak , tapi Dedi pun bingung Mak kenapa selalu gagal saat hendak melangkah ke arah itu.
Faham ku berbeda dengan teman"ku sekarang ini Mak.
Di tengah modernisasi saat ini aku tidak setuju dengan persyaratan kalo menikah itu harus melalui masa pacaran seperti yg di jalani temen"ku, aku ingin pacaran setelah menikah.
Tapi saat aku berusaha untuk itu , aku memilih wanita yg ku kagumi mereka menertawakan ku mereka bilang aku purba ,..
"bangun ded ini jaman modern mana ada pernikahan tanpa ada pengenalan , penjajakan satu sama lain sebelum menikah, yg ada nanti pernikahan lu ga ada kebahagiaan nya".
Mungkin itu sebab nya kenapa aku udah 3x gagal untuk melangkah ke arah itu.
Tuhan beri aku kesembuhan aku ingin melihat ibu tersenyum bahagia di hari pernikahan ku.
Aku janji jika nanti aku sudah ketemu jodohku dan bisa memberi ibuku cucu seperti yg dia harapkan
Aku ikhlas jika kau sudah menginginkan aku kembali kepangkuan Mu.
Aku hanya minta itu Tuhan ,.. ijinkan aku menjadi manusia seutuhnya sesuai ajaran agama yg aku anut saat ini.
Karena sebenarnya aku pun lelah dengan semua yg aku rasakan saat ini,.
Setiap bulan harus cek ini cek itu, periksa darah, test lab segala.
Dan semua itu aku sembunyikan dari orang-orang disekitar ku,. Aku tak ingin dianggap lemah, aku ga mau keliatan sakit Ataupun pesakitan.
Apalagi saat ini aku tinggal bersama kedua ponakan ku,. Aku ga ingin terlihat lemah di depan mereka , walau mereka tak tau kalo malam" aku sering menangis saat tidurku mulai pulas tapi terganggu dengan sakit pinggang di tengah malam dan itu susah untuk di gerak kan berusaha bangkit ngambil minum pun harus penuh perjuangan. Aneh nya sakit tak tertahan ini terasa saat sedang baring ,, jika udah bisa berdiri seperti berkurang sakitnya,,, akan terasa sakit lagi saat berjalan.
Kata dokter ini efek obat yg sering diminum, karena yg bermasalah selama ini tuh darah maka efek nya bisa menjalar keseluruh tubuh. Ngeri kalo denger penjelasan nya ... Tapi mau gmna lagi
Aku harus kuat , aku ingin memenuhi janji pada diriku sendiri, bahwa aku harus memberi keturunan pada silsilah keluarga ku.
Jika itu sudah kudapat , sisanya aku ikhlas jika Tuhan ingin aku kembali.
Tolong restui ya tuhan ,, aku ga minta apapun , aku ga minta rumah mewah , jabatan tinggi , mobil banyak seperti orang",.. aku hanya ingin melihat ibu tersenyum bahagia dihari pernikahan ku.
Untuk itu aku berusaha melawan sakit ini.
Bogor,. 14 Maret 2019
Aku,..disini dengan kisah ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar