Pada fajar yg basah
Embun pagi kembali menyapa
Meski hening masih terjaga
Namun kesejukannya begitu terasa menyelimuti jiwa
Sisa hujan semlam masih membekas di jendela
Lalu aku pun menuliskan sebuah nama disana
Biarkan mengurai bersama embun pagi
Dan Subuh yg menjadi saksi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar