Segagah sang surya dengan jubah jingganya kala senja.
Sesejuk menatap samudra yang menjatuhi peluk pada si pemilik cahaya.
Semerdu debur ombak yang nyanyiannya selalu dirindui pecandu aksara
Namun.
Aku melihat sang surya tertunduk lesu.
Aku mendengar samudra mengeluh rindu.
Aku bisa memahami lelahnya ombak mengejar dan tak pernah saling temu.
Mereka semua hanya saling jaga. Mereka begitu pandai menyembunyikan luka.
Demi sang surya, agar tetap gagah diangkasa.
Demi samudra, agar tetap indah kala senja.
Demi debur ombak, agar tetap bernyanyi berirama.
Sungguh.
Mereka begitu pandai menyembunyikan luka.
Bermain drama kala senja.
Agar tetap indah dimata manusia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar