Senin, 26 Maret 2018

Es Nanas dan secangkir teh hitam

Setelah perbincangan panjang dan tawa itu terhenti.
Ada jedah yg terjadi.
Hingga riuh orang-orang yg sempat terabaikan.
Kini terdengar seakan menggertak.

Diantara riuhnya suara dunia.
Suaranya kembali memecah diam kita.

"terkadang, es nanas lebih menyegarkan daripada secangkir teh hitam kesukaanmu" katanya.

Aku hanya tersenyum mendengar ucapnya.
Sambil mencoba menerka apa maksud dari ucapannya.
Tapi apalah dayaku.
Semua pikiranku habis tersita ketika matanya menatap tepat kearah mataku.
dan tersenyum.

Waktupun berlalu.
Kembali memotong sebuah temu.
Kaupun beranjak pergi lagi.
Menyisakan rasa yg entah aku tak mengerti.

"terkadang, es nanas lebih menyegarkan daripada secangkir teh hitam kesukaanmu"

Kalimat itu masih terngingang menemaniku dalam perjalan pulang.

Dan ketika aku melihat cangkir bekas teh hitam  tadi pagi didalam kamarku.
Akhirnya aku menemukan makna dari ucapannya itu.

dia mungkin benar.
Banyak hal lain yg bisa membuat kita merasakan bahagia, merasakan rasa nyaman. namun terkadang, kita terlalu fokus pada sesuatu yg kita sukai, hingga mengabaikan hal lain.

ya seperti es nanas itu,
nyatanya itu juga menyegarkan.

Bogor, 26 maret 2018  00:18

Tidak ada komentar:

Posting Komentar