Kamis, 01 Maret 2018

Kepergian untuk sementara


Biarkan aku menelan semua ini tanpa sisa, tercerna, dan kemudian entah kemana.
Siklus ini terjadi, terus-menerus, dan berulang-ulang.
Pagi kembali Pagi.
Siang kembali Siang.
dan Malam terus mewujudkan gelapnya.
Tanpa sadar, jiwa kita ternyata kuat.
Kuat dalam penantian,dan kuat dalam menjalankan segala sesuatu yang sejatinya sering terjadi namun tetap menerima.

Aku tak akan pernah mengenali siapapun yang datang dan pergi dengan skala keyakinan yang tinggi.
Karena ingatan akan hilang seiring berjalannya waktu dan ketegaran hati.
Namun aku percaya dengan segala keyakinan, bahwa semuanya hanya sementara.
Termasuk kepergian yang ada.

Bogor, 1 Maret 2018. 19:41

Menuju Hujan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar