Aku seringkali menulis perihal kamu. Bukan hanya untuk sekadar mengeja rasa rindu. Atau sekadar melampiaskan luka yang terlanjur membekas pada kalbu.
Aku menulis perihal kamu, karena aku tahu. Takdir itu tak pasti. Kehilangan kamu barangkali bisa saja terjadi. Ditinggalkan olehmu bisa saja terulang kembali.
Aku menulis perihal kamu agar kamu selalu ada dalam duniaku. Selalu hidup bersama rangkaian kata yang aku ramu. Selalu hadir dikala aku tengah digerogoti rasa rindu.
.....................................................................
Aku butuh kau mengatakan banyak hal hingga aku tak perlu mencemaskan segalanya dan menerka-nerka semuanya.
Tolong katakan,...
Katakan padaku bahwa kau merindukanku,...
Katakan padaku bahwa dihatimu tidak ada orang lain,...
Katakan padaku bahwa kamu tak akan berniat untuk pergi,...
Katakan padaku bahwa kau baik-baik saja, katakan padaku bahwa niat dari tujuanmu adalah arah ke diriku,...
Katakan padaku, katakan segala yang ingin ku tahu agar aku tenang setenang yang aku ingin,.
Sebab kini aku meragu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar