Ketika kau menutup satu-satunya pintu yg ingin kumasuki.
Ada nyeri yg menggerogoti.
Melindas asa yg kusimpan rapat di sudut terdalam hati.
Selalu kucoba tuk pahami posisimu.
Namun tetap saja setetes kecewa membasahi nuraniku.
Namun, kau harus percaya padaku.
Do'a terbaik untuk mu akan selalu terbungkus rapi dalam tiap do'aku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar